Story 3 Dubbing Indonesia Exclusive: Toy

Tidak bisa dipungkiri, adegan akhir—saat Woody duduk di kotak kardus sambil melihat Andy pergi—dalam dubbing exclusive ini diiringi dialog yang sangat puitis:

“Dunia memang terus berputar, Nak. Tapi kenangan kita akan tetap diam di sini, di antara debu dan senyum yang dulu.” toy story 3 dubbing indonesia exclusive

Kalimat itu tidak ada di versi asli. Itu adalah kreasi penulis naskah dubbing exclusive. Dan itu berhasil membuat penonton Indonesia menangis tanpa perlu memahami bahasa Inggris. Tidak bisa dipungkiri, adegan akhir—saat Woody duduk di

Di Sunnyside, teman-teman Woody (Buzz, Jessie, Mr. Potato Head, dll) menyadari bahwa anak-anak di ruang Kupu-Kupu sangat liar dan kasar, memperlakukan mainan dengan semena-mena. Mereka meminta kepada Lotso untuk dipindah ke ruangan yang lebih tua, namun Lotso menolak dan menunjukkan sifat aslinya yang kejam. Ia memenjarakan mereka dan "mereset" Buzz Lightyear menjadi mode demo, membuat Buzz menjadi penjaga yang tegas dan tidak mengenal teman-temannya. “Dunia memang terus berputar, Nak

Lotso sendiri terungkap memiliki masa lalu pahit: ia pernah dimiliki oleh seorang anak yang mencintainya, namun secara tidak sengaja tertinggal dan ketika ia kembali, sang anak sudah memiliki Lotso baru. Hal ini membuatnya berubah menjadi kejam dan yakin bahwa mainan itu tidak lebih dari sampah yang akan dibuang.

In Andy’s room, Bonnie plays with the toys. Suddenly, Andy’s mom opens a dusty box in the attic. Inside: a small Ondel-Ondel doll with a note: "Untuk Andy dari kakek, Jakarta, 1987." The doll winks.