Banyak orang tua di Indonesia mengakui bahwa menonton Planes 2 versi dubbing Indonesia jauh lebih menguntungkan dibandingkan versi Inggris dengan teks terjemahan (subtitle). Berikut alasannya:
A unique aspect of the Planes 2 Indonesian dub is its divergence from the Malay dub used in Malaysia. While both share some vocabulary, key differences emerge:
| Feature | Indonesian Dub | Malay Dub (for Malaysia) | |---------|----------------|---------------------------| | Address term | "Kawan" (friend) | "Abang/kakak" (brother/sister) | | Exclamation | "Astaga!" (Oh my!) | "Alamak!" | | Firefighting term | "Pemadam kebakaran" | "Bomba" (from English "bomber") | | Joke replacement | Local police show | Reference to P. Ramlee films |
This shows that Disney treated Indonesia as a distinct market, not simply reusing a regional Malay dub.
Planes: Fire & Rescue adalah film animasi komputer produksi Disneytoon Studios yang dirilis pada tahun 2014. Film ini merupakan sekuel dari Planes (2013), yang sendiri merupakan spin-off dari waralaba Cars yang legendaris. Namun, jangan salah sangka. Meskipun satu alam semesta, Planes 2 berdiri cukup kuat sebagai film tersendiri. planes 2 dubbing indonesia
Cerita berfokus pada Dusty Crophopper (dalam dubbing Indonesia dikenal dengan nama yang sama), sebuah pesawat crop duster yang dulunya hanya pembersih ladang, namun berhasil menjadi juara balap dunia. Di film kedua ini, konflik muncul ketika gearbox Dusty mengalami kerusakan permanen. Ia tidak akan pernah bisa balapan lagi dengan kecepatan penuh. Alih-alih berlarut dalam kesedihan, Dusty memilih jalan baru: menjadi pemadam kebakaran udara.
Ia bergabung dengan tim patroli di Taman Nasional Piston Peak. Di sana, ia bertemu dengan karakter-karakter ikonik seperti Blade Ranger (helikopter serang tua yang keras kepala), Cabbie (pesawat kargo kuno), Lil Dipper (helikopter air wanita), serta Windlifter (helikopter angkat berat). Film ini mengajarkan nilai keberanian, pengorbanan, dan fakta bahwa menjadi pahlawan tidak selalu tentang memenangkan perlombaan, tapi tentang menyelamatkan nyawa.
Original English terms were replaced with locally understandable equivalents, often avoiding direct English loanwords.
| English Term | Indonesian Dub | Strategy | |--------------|----------------|-----------| | Propeller | Baling-baling | Standard term, child-friendly | | Fire retardant foam | Busa pemadam | Simplified; original "retardant" removed | | Air tanker | Pesawat tangki air | Descriptive, literal | | Mayday! | Tolong! Bahaya! | Replaced foreign distress call with Indonesian "Help! Danger!" | Banyak orang tua di Indonesia mengakui bahwa menonton
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana prosesnya? Membuat dubbing untuk film sebesar Planes 2 bukanlah perkara mudah. Prosesnya meliputi:
Proses ini bisa memakan waktu hingga 2-3 bulan untuk film sepanjang 90 menit.
Dubbing, the process of adding a new soundtrack to a film or television program that is different from the original, is a common practice in Indonesia. This is particularly prevalent in children's content, where producers aim to make their products more accessible and appealing to a younger audience. The practice of dubbing has been around for decades and has evolved with advancements in technology and changes in consumer preferences.
Unlike the original English cast (Dane Cook, Julie Bowen, Ed Harris), the Indonesian dub featured prominent local actors and voice talents: Proses ini bisa memakan waktu hingga 2-3 bulan
| English Character | Indonesian Voice Actor | Notes | |-----------------|------------------------|-------| | Dusty Crophopper | Reza Nangin | Known for anime dubs (Naruto, One Piece); brought youthful recklessness. | | Blade Ranger | Sujiwo Tejo | The director himself voiced Blade; his deep Javanese-accented Indonesian gave the character an authoritative, wise elder vibe. | | Lil' Dipper | Ayu Dewi | TV host; added comedic high-pitch energy. | | Cabbie (the old plane) | Diding Boneng | Veteran comedian; his raspy voice added nostalgia. | | Mayday (the forklift) | Agung Wira | Localized stuttering humor effectively. |
Jika Anda tertarik untuk menonton atau mengoleksi Planes 2 dengan dubbing Indonesia, berikut beberapa opsinya:
Catatan Penting: Hati-hati dengan file bajakan. Banyak beredar file Planes 2 dengan label "dubbing Indonesia" palsu, yaitu dubbing Thailand atau Malaysia yang di-reupload. Pastikan Anda mendapatkan dari sumber resmi.