Komunitas pecinta film Eropa di Indonesia sangatlah aktif. Mereka sering membuat terjemahan sendiri untuk film-film yang tidak rilis resmi di sini. Cari istilah "All Things Fair 1995 BluRay 720p x264 SUB INDO" di forum atau situs penyedia konten. Beberapa situs arsip subtitle terkenal di Indonesia antara lain:
Sayangnya, film klasik Eropa seperti ini jarang ada di Netflix atau Disney+ Indonesia. Namun, coba cek di:
Meskipun berlatar Korea, tema tentang Kegagalan, Kerinduan, dan Penerimaan sangat universal. Ini membuat film ini mudah dinikmati oleh penonton Indonesia yang mencari film All Things Fair sub indo karena emosinya mudah dipahami. film all things fair sub indo
Kadang kanal-kanal yang mengkhususkan diri pada film public domain atau klasik mengunggah versi lama. Namun, All Things Fair masih dilindungi hak cipta, sehingga kecil kemungkinan ada versi utuh di YouTube. Yang ada biasanya hanya cuplikan (trailer) atau adegan spesifik.
Bercerita tentang Stig (diperankan oleh Johan Widerberg), seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun yang hidup di kota kecil Malmo, Swedia, pada tahun 1943. Swedia memang netral dalam perang, tapi tidak ada yang netral dari badai hormon remaja. Stig adalah siswa yang cerdas namun gelisah. Dunianya berubah ketika ia jatuh hati pada Viola (diperankan oleh Marika Lagercrantz), guru kelasnya yang berusia 37 tahun, seorang wanita menikah yang dingin dan tidak bahagia dengan suaminya yang keras, Kjell (Tomas von Brömssen). Komunitas pecinta film Eropa di Indonesia sangatlah aktif
Awalnya hanya berupa kekaguman diam-diam dari bangku sekolah, hubungan itu perlahan merambat menjadi perselingkuhan fisik dan emosional yang intens. Viola, yang awalnya sempat menolak, akhirnya terjerumus ke dalam hubungan yang destruktif namun penuh gairah dengan murid mudanya. Film ini tidak meromantisasi perselingkuhan secara buta; sebaliknya, sutradara legendaris Bo Widerberg (yang juga ayah dari aktor Johan Widerberg) menyajikan adegan-adegan intim dengan cara yang jujur, kasar, namun artistik.
Judul asli Swedia "Lust och fägring stor" (kira-kira berarti "Kenikmatan dan Pesona Besar") menggambarkan bagaimana kegembiraan awal percintaan (lust) perlahan terkikis oleh realitas (fägring yang layu). Sementara itu, di latar belakang, terdengar kabar tentang bom yang jatuh di Eropa dan tentara Nazi yang bergerak, menjadi metafora sempurna tentang kehancuran yang akan terjadi jika batas-batas moral dilanggar. Soundtrack film ini berjudul "Fair Weather" yang dinyanyikan
Soundtrack film ini berjudul "Fair Weather" yang dinyanyikan langsung oleh karakter Kang Ha-neul masuk dalam charts indie Korea. Liriknya yang berbunyi "Even if the world is unfair to us, let's be fair to each other" menjadi viral di TikTok.